Cuplikan Berita Israel – Hamas (Palestina)

Israel Tolak Berdamai, Siap Perang Beberapa Pekan
Pemerintah Israel menolak gencatan senjata dengan Hamas di Jalur Gaza sebelum ancaman tembakan roket dari wilayah pantai itu dihentikan.
(KCM)

7.000 Mahasiswa Iran Mendaftar Perang Melawan Israel
Sedikitnya 7.000 mahasiswa dari kota Isfahan di bagian tengah Iran, Senin (29/12), mendaftarkan diri untuk memerangi Israel.
(KCM)

Israel Bersumpah Terus Menggempur
Para pejabat tinggi Israel bersumpah akan terus menggempur Hamas, setelah serangan udara sekarang ini memasuki hari keempat.
(KCM)

Roket Milisi Palestina Tewaskan 2 Warga Israel
Dua warga sipil tewas di Israel selatan, Senin (29/12), akibat roket yang ditembakkan milisi Palestina dari Jalur Gaza.
(KCM)

Siapa Peduli Palestina?
Tiga ratus warga Palestina di Jalur Gaza tewas dan seribu lainnya terluka. Itulah pelanggaran kemanusiaan terbesar di pengujung tahun 2008, yang telah mengentakkan dunia. Tidak tertutup kemungkinan jumlah tersebut akan bertambah karena Israel masih akan melanjutkan serangannya dalam beberapa hari mendatang, baik melalui serangan udara maupun serangan darat.
(KCM)

PBB Protes Serangan Israel ke Gedung PBB
Utusan khusus PBB untuk Timur Tengah memprotes keras serangan udara Israel di Jalur Gaza yang menghantam dua gedung PBB dan menewaskan delapan orang. Utusan PBB, Robert Serry, dan Kepala Badan Bantuan dan Pekerjaan PBB (UNRWA) Karen Abu Zayd telah menulis sepucuk surat kepada Menteri Pertahanan Israel Ehud Barak memprotes insiden itu dengan kata-kata sekeras mungkin.
(KCM)

Berita terbit 30 Desember 2008

Perang Israel – Hamas

Jika kita melihat berita, dunia sedang heboh-hebohnya mengabari perkembangan konflik antara Israel dan Palestina (Hamas).

Tentu kita bertanya-tanya.. apa pokok persoalannya? Bagaimana bisa sampai terjadi? Siapa yang salah? Siapa yang memulai?

Terdapat beberapa pandangan dalam hal ini, pro dan kontra selalu ada, entah apa latar belakangnya.

Golongan yang membela Palestina menganggap Israel sebagai pembunuh haus darah yang mementingkan dirinya sendiri, ada yang mengutuk dan menyatakan bahwa Israel merupakan teroris yang sesungguhnya, padahal Israel menganggap Hamas sebagai kelompok teroris.

Jika dikatakan Israel diatas angin, tentu saja hal ini benar, Israel mendapat dukungan dari Amerika Serikat yang merupakan negara adidaya, tidak ada lagi yang dapat menghentikkannya kecuali PBB atau gabungan dari  negara-negara lain. Mungkin karena hal ini Israel menjadi merasa dapat melakukan apapun yang dianggapnya benar atau mungkin juga karena desakan sang “Pengasuh” (AS).

Israel pun dianggap telah melanggar perjanjian gencatan senajata yang dilakukan +/- 2 minggu sebelum serangan yang menewasakan +/- 300 orang dan melukai sedikinya 700 orang pada 28 Desember lalu.

Dilain pihak golongan pro Israel menganggap Hamas lah yang memancing Singa yang mulai mereda amarahnya. Hamas dinggap lebih dulu menyerang Israel setelah perjanjian gencatan senjata dengan meluncurkan roket yang menewaskan 1 orang dan puluhan luka-luka.

Mereka juga mengatakan bahwa ini bagian dari taktik Hamas mencari simpati dunia, dengan mempersilahkan dirinya diserang oleh Israel, dan mengorbankan rakyat sipil dengan meluncurkan roket di pemukiman penduduk.

Walau bagaimanapun kita tetap harus memperjuangkan hak manusia, serangan yang dilakukan Israel pun terasa terlalu berlebihan jika sampai menewaskan banyak korban sipil.

Beberapa negara telah mengutuk tindakan Israel terhadap Palestina, termasuk negara kita Indonesia, pertanda apakah ini? Keberhasilan Hamas meraih simpati duniakah? Atau memang ini hal yang seharusnya dilakukan?

No SARA
make Peace make Harmony

Herwin

Hamas (Palestina)

Sehubungan dengan konfil Israel – Palestina yang juga melibatkan Hamas.

Tahukah Anda apa itu Hamas?

hamasHamas, kependekan dari Harakat al-Muqawwamatul Islamiyyah, memiliki arti secara harfiah “Gerakan Perlawanan Islam” dan meruapakan kata Arab untuk “ketekunan”, adalah sebuah gerakan dan partai politik Palestina berhaluan Islamis yang dibentuk pada tahun 1987 untuk melakukan perlawanan terhadap pendudukan Israel di Palestina.

Hamas secara ekstensif menjalankan program-program sosial dan mendapatkan popularitasnya di Palestina dari mendirikan rumah sakit, sarana pendidikan, perpustakaan, dan saran-sarana lainnya di seluruh Tepi Barat dan Jalur Gaza.

Pada tahun 2006, partai ini memenangkan pemilu parlemen Palestina dengan mengalahkan Fatah.
Hamas menyatakan: “Tidak ada solusi lain untuk Palestina kecuali Jihad”

Hamas menghancurkan kota Israel dan menggantikannya denga mendirikan kota Islam Palestina di area yang sekarang merupakan wilayah Israel, yaitu Tepi Barat dan Jalur Gaza.

Hamas menyatakan bahwa konflik yang terjadi sekarang bukan merupakan konfilk agama atau bangsa tetapi politik. Tetapi banyak pernyataan yang dibuat oleh Hamas yang mencerminkan teori konspirasi anti Yahudi.

Hamas dimasukkan kedalam daftar organisasi teroris oleh Canada, European Union (Austria, Belgia, Bulgaria, Cyprus, Republik Ceko, Denmark, Estonia, Finlandia, Perancis, Jerman, Yunani, Hungaria, Irlandia, Italia, Latvia, Lithuania, Luxembourg, Malta, Belanda, Polandia, Portugal, Romania, Slovakia, Slovenia, Spanyol, Swedia, dan Inggris), Israel, Jepang, dan Amerika Serikat.
Dan juga dilarang di Yordania.
Australia dan Inggris hanya menyatakan teroris pada sayap militer Hamas.

Source: Wiki

Jalur Gaza (Gaza Strip)

Belakangan ini kita pasti sering mendengar ramainya konfilk antara Israel dan Palestina yang ada hubungannya dengan Jalur Gaza.

Sebelumnnya apakah Anda tahu apa itu Jalur Gaza?

Jalur Gaza terletak di daerah pesisir sepanjang laut Mediterania. Daerah ini berbatasan dengan beberapa negara seperti Mesir, Israel, dan Palestina.

gazaimg: BBC

Jalur Gaza secara internasional bukan milik negara manapun. Tetapi dinyatakan oleh Palestina sebagai wilayahnya.
Maka dari itu sering terjadi perang untuk memperebutkan Jalur Gaza, berikut ini sejarah pemegang kendali Jalur Gaza:

  • Ottoman and Inggris (1517-1948)
  • Mesir (1948-67)
  • Israel (1967-1994)
  • Palestinia (1994-2007)
  • Hamas (2007-present)

Israel masih menguasai wilayah udara, air, dan lepas pantai Gaza sampai tahun 2005. Dengan begitu Israel, yang bertentangan dengan Hamas, dapat mengontrol keluar masuknya bahan baku yang melewati Gaza, termasuk makanan.

Source: Wiki