Hujan Meteor Perseid 2009

perseid2009Hujan meteor Perseid kembali terjadi pertengahan bulan Agustus ini. Puncaknya pada, Rabu (12/8) malam,  Anda dapat melihat puluhan meteor setiap jamnya.

Peristiwa ini dapat diamati dengan baik Rabu besok menjelang tengah malam sampai Kamis (13/8) subuh sebelum matahari terbit. Untuk melihatnya, amati dengan seksama rasi bintang Perseus di arah Timur Laut menjelang tengah malam. Cahaya-cahaya komet akan muncul dari titik radian dekat rasi bintang tersebut. Itulah mengapa namanya Perseid karena memang diambil dari nama rasi tersebut.

Hujan meteor Perseid selalu menjadi hujan meteor tahunan terbaik. Anda tidak perlu peralatan khusus untuk melihat hujan meteor tersebut. Bahkan, lebih menyenangkan mengamati dengan mata telanjang daripada menggunakan teropong karena bisa melihat munculnya meteor-meteor dari sudut langit yang lebar.

Lebih dari itu, pengamatan malam hari akan ditemani penampakan Bulan yang memasuki kuartal keempat. Namun, cahaya bulan akan sedikit mengganggu pengamatan karena cahayanya akan melemahkan cahaya komet, terutama meteor yang kecil dan terlampau redup.

Hujan meteor Perseid terjadi karena Bumi melintasi serpihan-serpihan debu ekor komet Swift-Tuttle. Saat masuk atmosfer Bumi, bongkahan-bongkahan batu angkasa tersebut akan terbakar dan menghasilkan kilatan-kilatan cahaya di langit.

Debu-debu dan serpihan ditinggalkan komet Swift-Tuttle saat memasuki orbit terdekat dengan Matahari beberapa tahun lalu. Komet yang memiliki periode orbit 130 tahun itu terakhir memasuki orbit terdekat dengan Matahari pada tahun 1992.

Sumber: KCM

Advertisements

Perseids Meteor Shower (Agustus 2008)

Senin-Selasa, 11-12 Agustus 2008

Perseids Meteor Shower @ 23.00 WIB – Subuh

Malam ini (Senin malam) 11 Agustus menjelang tengah malam hingga Selasa dinihari menjelang Subuh langit akan disuguhi tontonan spektakuler yaitu hujan meteor. Hujan meteor yang dikenal dengan nama Perseids Meteor Shower akan turut menyemarakkan HUT RI ke-63 tahun ini. Dinamakan Perseids karena meteor ini seolah berasal dari Rasi Perseus. Perseids merupakan salah satu fenomena hujan meteor terbesar setiap tahunnya. Asal meteor shower Perseids disebabkan oleh sisa-sisa debu ekor komet 109P/Swift-Tuttle yang pertama kali teramati pada tahun 1862. Swift-Tuttle begitu legendaris karena pada 14 Agustus 2126 diramalkan bakal berbenturan dengan Bumi. Perseids dapat menampakkan 80 – 100 meteor setiap jam saat ‘peak’ pada malam ini serta kecepatannya yang mencapai 60 km/detik menjadikan shower ini terlihat bergerak lebih cepat dibanding meteor lain. Shower ini juga dikenal dapat menghasilkan goresan cahaya yang panjang terutama jika ia berada cukup jauh dari radiantnya. Pandangalah ke arah area Langit Utara agak rendah sebab radiant shower ini berada di Rasi Perseus. Terbit di arah Timur Laut sekitar pukul 11 malam. Cahaya bulan kali ini memang cukup mengganggu kenampakan Perseids dikarenakan mendekati fase purnama. Namun jangan khawatir menjelang pukul 02:00 dinihari Bulan akan tenggelam di Langit Barat dan langit kembali akan gulita. Rasi Orion yang menawan di Timur akan menemani anda dalam pengamatan. Shower ini dapat disaksikan mulai pukul 22.00 malam sampai pagi sebelum langit terang. Segera cari tempat gulita, berbaringlah rileks, konsentrasi dan nikmatilah pertunjukan Perseids kali ini. Jangan lupa hitung berapa meteor yang dapat anda saksikan malam ini.

By: Mutoha

Southern Delta Aquarids Meteor Shower

Minggu-Senin, 27-28 Juli 2007
Southern Delta Aquarids Meteor Shower @ 21:00 WIB – 04:00 WIB
Southern Delta Aquarids (SDA) adalah meteor shower yang dapat diamati mulai pertengahan Juli hingga pertengahan Agustus dan mencapai puncaknya pada 27/28 Juli. Asal muasal shower ini masih misterius namun diduga berasal dari reruntuhan komet 96P/Machholz- 2. Radiant atau pusat shower berada di Rasi Aquarius yang baru terbit di Timur setelah matahari terbenam. Saat puncaknya shower ini dapat menghasilkan sampai 20 meteor tiap jam dengan kecepatan mencapai 41 km/dt. Tahun ini kenampakan shower SDA merupakan berita yang baik, sebab pada malam kenampakan Bulan sedang pada fase bulan tua dan baru terbit lepas tengah malam. Sehingga kenampakan meteor shower ini cukup menjajikan. Waktu terbaik untuk pengamatan adalah sekitar tengah malam sampai menjelang pagi. Nah tunggu apalagi persiapkan segalanya untuk menikmati pertunjukan ini. Happy watching.

By: Mutoha Arkanuddin