(Semester 3) UTS Part 3

UTS – PBO (Pemrograman Berbasis Objek) – 24 Nov 2006 (Day 4)

Kamis, 19 Nov 2009 kita udah mulai belajar. Dadakan sih ini, tadinya gw rencana mau ke ATL, belajarnya Jumat, tapi gw pikir kalo gitu nanti bolak-balik, jadi gw batal ke ATL hari Kamis, ganti belajarnya jadi Kamis, ATL Jumat. Gw baru kasih tau sekitar jam 8.30, mau mulai belajar jam 10. Hahah. Yang OK, Felix, Step, 2 orang lagi masih belom bangun =P Gibson ga ikut.

Kita cuma belajar sampe jam 2, soalnya mau pegi. Mau nonton 2012 di TA, gw, Step, Yusti, Cynthia, dan Roland. Sampe TA udah ga lama lagi, soalnya di jalan banyak banjir, kira-kira setengah jam sebelum mulai, kita makan dulu di HokBen, udah laper, nungguin Cyntia sama Roland juga yang bawa tiketnya. Kita nonton jam 3.15, tiketnya udah beli dari hari sebelumnya, trus dapetnya di bangku kedua dari depan. Hahah. Pengalaman pertama, dan hasilnya.. Pegel. Ini film menurut gw ga sebagus yang gw bayangkan, yang terlihat dari antrian yang begitu “gila”.

Jumat, 20 Nov 2009 gw ke ATL mulai dari setengah 10 sampai setengah 5, 7 jam. Gara-gara lagi UTS mungkin, ATL memang sepi, cuma ada gw dan satu temen sekelas gw. Sayangnya,, hari inipun tugas gw ga bisa selesai, padahal gw pikir bakal selesai itu project hari ini.

Sabtu, 21 Nov 2009 belajar lagi, sedikit yang gw inget dari belajar hari ini, yang pasti ga begitu efektif, ga banyak yang dipelajari hari ini. Trus makan siang di tempat makan apa ya itu namanya, yang di sebelah apotik THI, chinese food. Ferry ga ikut makan, dia makan di rumah, trus jempur Cler. Jadi yang ikut cuma Mario, Yusti, Step, Gibson, sama gw. Mario pun ga makan, minum doang. Kita pesen cap cay, foo yung hai, dan sapo tahu. Selesai makan lanjut lagi, belajar.. Sampe lumayan malem kayanya. Jam 7 kali, baru kita bubar. Fotonya ada di Facebook. Hahah.

Jadwal belajar selanjutnya juga udah di tentuin, yaitu besoknya, hari Minggu, 22 Nov 2009, kita rencana mau mulai jam 12. Pada saat waktunya tiba, sampe sekitar jam 2 pun belom ada yang dateng, ya sudah, karena satu dan lain hal, gw alihkan ke hari Senin aja.

Senin, 23 Nov 2009 kita mulai belajar jam 10, tapi seperti biasa, orang pertama dateng sekitar jam 10.40.  Seperti yang diperkirakan, karena udah lebih mepet ujian, jadi lebih tedesak, belajarnya pun lebih efektif dari sebelumnya. Siang-siang laper,, tapi ga ada usul makan dimana, cukup lama kita stuck, sampe akhirnya,, Ahwa.. Hahah. Ada kerang, sapi lada hitam, dan ayam semboi *kalo ga lupa* Selepas makan, lanjut belajar lagi deh.. Soal-soal PBO mirip-mirip semua sih, jadi yang kita bahas ya seputar itu-itu juga deh. Kita belajar sampe jam.. 7.. kayanya. Semua member dapet kiriman soal + jawab ke email masing-masing. Hahaha.

Duh,, semakin lama gw tunda nulis ini jadi semakin lupa.. makin dikit deh yang bisa gw tulis. Hahaha.
Sekarang udah tanggal 25 Des 2009, padahal ini udah g tulis dari tanggal 20 Nov, lalu 26 Nov, dan 28 Nov, selanjutnya didiamkan sebagai draft.

Yah.. g sudah tidak mengingat apa-apa tentang kelanjutan dari belajar PBO ga bisa didokumentasikan deh, sayang sekali. Cuma hasil yang g inget, hasil dari PBO ini cukup memuaskan.

UTS – MPP (Metode Perancangan Program) – 25 Nov 2006 (Day 5)

Belajar seadanya, waktu itu juga penggunaan waktunya ga baik, waktu liburnya dipake buat PBO semua, MPP terabaikan. Belajar juga cuma malam sebelum ujian. Pikiran juga kasus bakal bisa mikir pas ujian aja, ternyata nge-blank. Terabaikan juga lah hasilnya.. Sangat tidak memuaskan, rekor nilai terjelek selama kuliah.. >.< Berusaha lebih baik lagi buat UAS, it’s a must.

UTS – PAA (Perancangan dan Analisis Algoritma) – 26 Nov 2006 (Day 6)

Belajarnya cukup.. Hasilnya tidak diduga, kirain bisa bagus, soalnya udah berasa lumayan menguasai bahan, tapi ternayata hasilnya cuma pas-pasan. Ada materi-materi yang diduga bakal keluar, dan bisa ngambil poin dari sana ternyata ga keluar, malah keluar soal aneh-aneh yang tidak diduga.

AAAAAAaaaaaaa……. Secara keseluruhan nilai UTS semester 3 ini menurun jauh.. Semangat!! Belajar lebih giat lagi, dan atur waktu dengan baik.

Advertisements

2012.. Kiamat atau Bukan?

Sanggahan tetua suku Maya mengenai kiamat pada tahun 2012. Berikut kutipannya:

Seorang tetua dari Suku Maya, Apolinario Chile Pixtun kerap diberikan pertanyaan bertubi-tubi seputar ‘Kiamat 2012″ dimana menurut kalender Maya pada 21/12/2012 dunia akan berakhir. Namun, dengan tegas dia menepis pernyataan tersebut.

Melansir pemberitaan Association Press, Selasa (13/10) diberitakan, tetua dari suku Maya ini merasa gerah dengan pernyataan tersebut. Terlebih-lebih dengan bakal munculnya film buatan Hollywood “2012” yang menggambarkan berbagai bencana menghantam Bumi termasuk gempa besar, meteor dan tsunami.

Chile Pixtun yang keturunan suku Maya Guatemala menegaskan, sejumlah teori terkait peristiwa 2012 itu adalah pernyataan yang dilontarkan orang Barat sendiri dan bukan dari suku Maya. Dia membenarkan bahwa menurut suku Maya, perhitungan kalender akan berakhir pada 21/12/2012. Akan tetapi, itu bukanlah akhir dari segala-galanya.

Nada serupa juga dilontarkan Jose Huchim, arkeolog Yucatan Maya, “Sewaktu saya pergi ke sejumlah komunitas suku Maya dan bertanya kepada mereka apa yang akan terjadi pada tahun 2012, mereka sama sekali tidak tahu. Kemudian, ketika saya menyatakan bahwa dunia akan kiamat. Mereka tidak memercayainya.”

Peradaban Maya yang tercatat dari tahun 300 Masehi hingga 900 Masehi memiliki kemampuan astronomi yang luar biasa. Kalender mereka dimulai dari tahun 3114 SM menandai periode 394 tahun yang dikenal dengan nama Baktun. Angka 13 dianggap sakral oleh suku ini dan Baktun ke-13 berakhir sekitar 21 Desember 2012.

Selain itu tahun 3114 SM juga dianggap tahun yang akurat. Sebab, pada tanggal 13 Agustus 3113 Sebelum Masehi (SM) secara tepat dan akurat dikatakan sebagai awal dari peradaban manusia di bumi. Karena diperkirakan Dinasti Mesir I tercatat kira-kira pada 3100 SM, dan kota pertama, Uruk, di Mesopotamia, juga berdiri sekitar tahun 3100 SM. Angka ini juga bersamaan dengan berdirinya kerajaan Hindu Kali Yuga.

Dan yang paling menarik adalah, pembagian waktu menjadi 24 jam dari setiap 60 menit dan setiap menit menjadi 60 detik, termasuk satu buah lingkaran penuh adalah 360 derajat, juga ditemukan kira-kira 3100 SM, di Sumeria.

David Stuart, spesialis epigrafi Maya di University of Texas mengungkapkan, “Tanggal 21 Desember 2012 adalah peringatan penciptaan khusus. Suku Maya tidak pernah mengatakan dunia akan berakhir pada masa itu. Mereka juga tidak mengatakan hal-hal buruk atau bencana yang bakal terjadi pada hari itu. Mereka hanya mencatat peringatan Monumen Enam.”

Sumber: Harian-Global.com

Sekarang ini hampir semua orang sudah tahu mengenai isu kiamat pada 21/12/2012. Ketika disebutkan “2012” pikiran kita tidak akan jauh dari kata “kiamat”. Beberapa film sudah dibuat merespon kehebohan ini, dan hasilnya tidak kalah heboh dengan kehebohan isu itu sendiri. Mereka berlomba-lomba merepresentasikan imajinasi mereka tentang hari kiamat dalam film-film tersebut.

Salah satunya yang belakangan ini heboh adalah film “2012”. Sudah dua kali saya pergi ke bioskop untuk menonton film ini tetapi kehabisan tiket. Satu kali di Pluit Village, dan satu kali di Mall Taman Anggrek. Saya penasaran, apa sih yang mereka(film) gambarkan tentang hari kiamat. Apa juga yang membuat film ini begitu banyak ditonton orang? Ketakutan? Penasaran? Akankah film ini mendikte pikiran orang tentang datangnya kiamat?

Matius 24:36, 42, 44
Tetapi tentang hari dan saat itu tidak seorangpun yang tahu, malaikat-malaikat di sorga tidak, dan Anakpun tidak, hanya Bapa sendiri. Karena itu berjaga-jagalah, sebab kamu tidak tahu pada hari mana Tuhanmu datang.  Sebab itu, hendaklah kamu juga siap sedia, karena Anak Manusia datang pada saat yang tidak kamu duga.

Bersiaplah selalu, karena kiamat datang kapan saja, malaikatpun tidak tahu, mungkinkah manusia tahu?

Fenomena 2012

maya-calendarHeboh ramalan tahun 2012 sudah berlangsung lama, tetapi baru meluas sekitar 10 tahun terakhir. Penelitian tentang hal itu dilakukan banyak ahli dari berbagai bidang ilmu dan puluhan buku sudah diterbitkan.

Kalender suci bangsa Maya atau Tzolkin adalah pintu memasuki pemikiran suatu peradaban sangat maju di dunia Barat sebelum kedatangan bangsa-bangsa Eropa. Para ahli meyakini, astronomi Maya Kuno adalah pencapaian intelektual yang menakjubkan, setara dengan geometri Mesir Kuno dan filosofi Yunani.

Bangsa Maya Kuno sangat dikenal kemampuannya dalam ilmu astronomi dan matematika. Bangsa inilah yang pertama menggunakan angka nol (0).

Bangsa Maya Kuno terobsesi pada waktu. Menurut Lawrence E Joseph dalam Apocalypse 2012 (2007), mereka menciptakan sedikitnya 20 kalender. Penghitungan orbitnya sangat akurat dengan selisih hanya satu hari setiap 1.000 tahun.

Yang terpenting bagi masyarakat Maya Kuno adalah etos kosmis. Kedamaian berarti sikap harmoni dengan gerakan abadi alam semesta. Akibat terpaku pada siklus, mereka tidak menyadari perubahan di sekitar mereka.

Namun, keruntuhan dramatis itu tidak menihilkan kearifan bangsa Maya Kuno, khususnya tentang ramalan bencana yang belum tertandingi. Penyerbuan Spanyol atas perintah Roma tahun 1519 sudah diramalkan dengan bantuan bintang-bintang di angkasa.

Ramalan itu menyelamatkan teks-teks kuno—yang masih disimpan para tetua di pedalaman—di antara ribuan teks yang dibakar penjajah dan empat buku tentang Kalender Maya yang kemudian ditemukan di Eropa.

Observasi astronomi sangat akurat selama berabad-abad para astronom genius Maya memberi pertanda, tanggal 21/12/2012 akan menjadi kelahiran zaman baru. Masa itu paling sakral sekaligus paling berbahaya dalam sejarah Bumi.

Menurut Laurence E Joseph dalam Apocalypse 2012, tanggal 21/12/2012mayan-pyramid merupakan titik balik musim dingin tahunan ketika belahan Utara Bumi berada di titik terjauh dari Matahari sehingga siang sangat pendek.

Pada tanggal itu, tata surya dengan Matahari sebagai pusatnya, seperti diyakini bangsa Maya, akan menutupi pemandangan pusat Bimasakti dari Bumi. Para astronom Maya Kuno menganggap titik pusat ini sebagai rahim Bimasakti. Keyakinan itu didukung banyak pembuktian para astronom kontemporer bahwa di situlah tempat terciptanya bintang-bintang galaksi.

Saat ini, sejumlah lembaga penelitian ilmiah mengenai atmosfer, ruang angkasa, dan teknologi di Barat menduga ada lubang hitam tepat di pusat itu yang menyedot massa, energi, dan waktu, yang menjadi bahan baku penciptaan bintang masa depan.

Untuk pertama kalinya dalam 26.000 tahun, energi yang mengalir ke Bumi dari titik pusat Bimasakti akan sangat terganggu pada 21/12/2012, tepatnya pukul 11.11 malam. Semua itu disebabkan guncangan kecil pada rotasi Bumi.

Bangsa Maya yakin, sesingkat apa pun terputusnya pancaran dari pusat galaksi akan merusak keseimbangan mekanisme vital Bumi dan tubuh semua makhluk, termasuk manusia.

Sekarang Kalender Maya meramalkan kejadian di dunia pada 21/12/2012. What will happen..?

Sumber: KCM