Senja di Ujung Jalan

Senja telah tiba, tepat di ujung jalan
Dingin mulai terasa, cahaya mulai hilang
Keramaian dan kesibukan berganti dengan sepi dan hening
Sang matahari perlahan tenggelam di batas horizon

Di pagi hari, saat ia terbit, perlahan ia memancarkan cahaya biru yang manis dan lembut
Kita menyambutnya dengan penuh harapan dan semangat
Di sore hari, saat ia tenggelam, ia memberikan warna jingga yang indah dan penuh makna
Kita tahu kita akan merindukan sinar dan hangatnya

Tak jarang kita mengeluhkan teriknya, tapi tak dapat kita hidup tanpanya
Tak sering kita bersyukur karna terbitnya, tapi selalu ia datang memberi sinarnya
Kita hanya dapat berdoa, semoga esok ia kembali bersinar
Kembali menjadi terang, menjadi berkat, menjadi keceriaan

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s