Sakit di Siku Setelah Badminton

Lebih dari satu bulan yang lalu saya mulai merasakan sakit di siku saya setelah main badminton. Awalnya saya kira hanya nyeri biasa yang akan hilang esok hari. Ternyata setelah bangun tidur, nyeri pada siku semakin terasa dan lengan menjadi agak kaku. 30 menit sampai 1 jam kemudian rasa nyeri reda dan hilang. Maka saya abaikan saja, dan berasumsi, “nanti juga sembuh sendiri”.

Namun asumsi tersebut tidak terbukti, sejak saat itu, setiap kali main badminton (saya rutin main badminton seminggu sekali) rasa sakit tersebut muncul lagi, demikian juga efek pada pagi hari berikutnya yang membuat siku terasa sakit dan kaku.

Saya mulai mencari tahu apa yang  terjadi dengan siku saya ini. Sebagian besar menyebutkan karena teknik yang salah, terutama dalam pukulan backhand. Namun saya ragu, kenapa baru sekarang? Padahal saya main badminton sudah belasan tahun. Beberapa orang menyarakan untuk pakai Voltaren, obat berbentuk salep. Sudah saya coba juga.

Jadwal berikutnya main badminton, saya lebih memperhatikan teknik pukulan saya. Tapi tetap juga nyeri itu datang lagi. Saya sudah kehabisan ide dan belum tahu harus bagaimana lagi agar siku saya bisa normal dan tidak sakit saat main badminton. Saya belum merasa butuh ke dokter.

Panduan Besar Grip Raket Badminton

Satu hal tidak terduga justru menyembuhkan sakit siku ini. Saya mengganti grip (pegangan) raket saya menjadi lebih tebal. Awalnya saya menggunakan grip karet tipis, lalu saya ganti atau lebih tepatnya saya lapis (timpa) dengan grip handuk. Sehingga grip raket saya sekarang lebih tebal. Tujuan awalnya hanya karena ingin mencoba, ingin mendapatkan kontur di pegangan, karena grip tipis (tanpa tulang) terasa flat di tangan saya.

Tadaaa..!! Tidak ada sakit saat main badminton, tidak ada sakit sesudah main, dan pagi berikutnya pun tidak ada nyeri lagi.

Setelah itu baru saya tahu bahwa saya kena “Tennis Elbow“. Unik juga ini, karena saya baru tau nama sakitnya setelah sembuh.

Tennis Elbow, Sakit Siku Badminton

Jadi tennis elbow ini adalah sakit pada siku bagian luar (lihat gambar) akibat overuse otot dan tendon lengan, terutama forearm. Terlalu tegang, harus lebih rileks.

Penyebab tennis elbow ini ada bermacam-macam. Kalau dalam kasus saya, tennis elbow karena grip raket yang  terlalu kecil. Grip yang terlalu kecil ini membuat telapak tangan saya harus bekerja extra untuk menggenggam raket supaya tidak terlepas dan lebih stabil.

Genggaman yang berlebihan ini berdampak pada forearm. Kita bisa coba kepalkan tangan, maka otomatis forearm akan kontraksi. Kontraksi berlebihan dan terus menerus di forearm, dibarengi dengan gerakan meluruskan lengan pada saat backhand, smash, dan lainnya, ini yang menyebabkan gangguan pada tendon, di sana lah timbul rasa sakit pada siku kita.

Tendon Tennis Elbow Sakit Siku Badminton

Jadi buat kalian yang merasakan sakit pada siku ketika main badminton, seperti saya. Cara menyembukan tennis elbow adalah dengan mengganti grip raket Anda menjadi lebih tebal. Grip raket yang lebih tebal akan membuat genggaman tangan kita lebih rileks, sehingga forearm tidak bekerja berlebihan dan tendon kita aman.

Semoga membantu! 🙂

Referensi:

  • An undersize grip generally is the root cause of tennis elbow due to gripping too hard (this can also be to poor technique and/or slow shuttle speeds). Source

  • Gripping the Badminton racquet either too hard or for too long can bring on the Tennis Elbow pain. Make sure the racquet is the correct size for your hand. If it is too small it will cause you to grip to hard. Source

  • Tennis elbow occurs as a result of repeated extension (bending back) of the wrist against resistance. A small grip will mean the muscles in the elbow must work a lot harder leading to structural changes in the tendon. Source

  • The surgeon told me (as have many others) that too small a grip on a badminton racket can lead to TE as ‘you’ grip it too tightly putting excess strain on the arm muscle and tendon. Source

  • However a grip size that is too small will mean that a tennis player must grip the racket harder to generate the force necessary to stabilize the racket head on impact with the ball, this increased effort means a greater workload is placed on the muscles around the wrist and elbow which can sometimes lead to overuse injuries. Source

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s