Prinsip Keuangan Alkitab

MemberiBeberapa hari yang lalu saya memperhatikan sebuah topik yang cukup hangat belakngan ini, “The Biblical Money Code”, saya juga telah menonton videonya.

The Biblical Money Code menjelaskan tentang prinsip-prinsip keuangan menurut Kita Suci berikut dengan ayat-ayat yang mendukungnya. Tanpa memperhatikan latar belakang dan segala kontoversinya, berikut ini saya tuliskan poin-poinnya:

For the love of money is a root of all kinds of evils. It is through this craving that some have wandered away from the faith and pierced themselves with many pangs. – 1 Timothy 6:10

Uang sendiri bukanlah sesuatu yang jahat, uang hanya merupakan alat tukar. Cinta akan uang lah yang menjadi akar dari segala kejahatan. SIfat ini yang membuat manusia rela melakukan apapun demi kecintaannya terhadap uang, melakukan apapun demi mendapatkan uang, mengabaikan nilai-nilai yang baik.

The naïve will believe everything, but a wise man looks well into a matter. – Proverbs 14:15

Dalam bahasa Indonesia ayat ini berbunyi: “Orang yang tak berpengalaman percaya kepada setiap perkataan, tetapi orang yang bijak memperhatikan langkahnya.”, disini dijelaskan bahwa kita harus benar-benar mengerti setiap langkah yang kita ambil, kita tidak boleh berspekulasi hanya dengan mengikuti apa “kata pasar”.

Do not bury your talents – Matthew 25:14-30

Pakailah segala talenta dan kemampuan yang TUHAN berikan pada kita, jangan menyia-nyiakannya.

For they all contributed out of their abundance, but she out of her poverty put in all she had to live on. – Luke 21:4

Satu kalimat yang saya ingat: “Ketika kita mulai memberi, tidak peduli bagaimana kondisi keuangan kita, kita akan diberkati.”

Semoga tulisan ini bisa berguna dan menjadi berkat untuk Anda :)

 

TUHAN siapa diam di kemah-Mu, siapa tinggal di gunung-Mu yang suci?

Gunung-Mu yang Suci(Mzm 15:2-3a.3cd-4ab.5; Ul: 1a)

Tuhan siapa diam di kemah-Mu, siapa tinggal di gunung-Mu yang suci?

1. Yaitu orang yang berlaku tidak bercela,
yang melakukan apa yang adil
dan yang mengatakan kebenaran dengan segenap hatinya;
yang tidak menyebarkan fitnah dengan lidahnya.

2. Yang tidak berbuat jahat terhadap teman,
dan tidak menimpakan cela kepada tetangganya;
yang tidak memandang hina orang yang tercela,
tetapi menjunjung tinggi orang-orang yang bertakwa.

3. Yang tidak meminjamkan uang dengan makan riba,
dan tidak menerima suap melawan orang yang bersalah.
Siapa yang berlaku demikian tidak akan goyah selama-lamanya.

Entrepreneur dan Self Employed

entrepreneur dan self employedSelama ini banyak dari kita berpikir bahwa dengan mendirikan sebuah usaha sendiri maka kita sudah disebut sebagai entrepreneur / pengusaha apapun status dan peranan kita dalam perusahaan tersebut.

Namun, baru-baru ini saya mendapat sebuah masukan dari Mr. Tung Desem Waringin, bahwa:

Entrepreneur yang sejati adalah orang yang dapat menjalankan usahanya tanpa perlu hadir dalam perusahaan itu sendiri. Perusahaan dapat berjalan dengan sebuah sistem yang sudah matang dan menghasilkan untung, kita hanya perlu datang beberapa kali dalam jangka waktu tertentu (misalnya sebulan sekali) untuk melakukan kontrol, melihat perkembangan, mengambil keputusan krusial, dan mengambil untung bagian kita.

Sedangkan orang yang mendirikan usaha namun harus tetap terikat bekerja di perusahaan itu sendiri sebenarnya adalah Self Employed. Dengan kata lain, kita mempekerjakan diri kita sendiri di perusahaan yang kita dirikan. Ketika kita tinggal, perusahaan akan seperti kehilangan karyawan penting dan tidak dapat beroperasi dengan baik.

Secara garis besar, perbedaan yang akan sangat terasa adalah pada hal:

  • Kebebasan waktu / fleksibilitas. Entrepreneur akan memiliki kebebasan waktu, sedangkan Self Employed tidak.
  • Sistem dalam perusahaan. Entrepreneur memiliki sistem yang baik dalam menjalankan perusahaan, sedangkan Self Employed tidak.
  • Kemungkinan memiliki beberapa usaha. Entrepreneur memiliki kesempatan lebih besar memiliki beberapa usah, sedangkan Self Employed peluangnya lebih kecil karena mereka akan cukup sibuk dengan pekerjaan mereka sekarang.

Dimanakah kita?

PHP Session Tidak Berfungsi pada Halaman Tertentu

Pengalaman ini saya dapat waktu mengerjakan sebuah proyek web PHP CI (CodeIgniter). Saya menggunakan session untuk validasi rating dan menyimpan history halaman yang telah dikunjungi oleh visitor. Namun, ajaibnya session ini hanya aktif pada halaman-halaman tertentu. Saya sudah mengecek ulang semua code yang berhubungan dengan session dan tidak menemukan kesalahan, saya mulai menduga-duga apa ada masalah kompatibilitas dengan server, versi apache atau versi PHP, versi CI, atau mungkin ada bug dalam library session dari CI. Saya pun mencoba mengubah semua CI session dengan native session, hasilnya sama saja.

Setelah sekian lama mencari-cari dan tidak menemukan solusi, secara tidak sengaja saya menemukan permasalahannya ketika saya mencoba membuka halaman yang menggunakan session tersebut dengan langsung mengetik url nya (selama ini saya terlebih dahulu membuka homepage baru kemudian ke halaman yang menggunakan session). Ketika itu ternyata sessionnya berfungsi normal. Setelah dibanding-bandingkan dengan halaman yang tidak berfungsi, bedanya hanya pake url, dimana yang berfungsi menggunakan www. nama-domain.com sedangkan yang tidak berfungsi langsung nama-domain.com.

Ternyata url yang ada pada web yang saya buat tidak seragam, ada yang menggunakan www ada yang tidak. Saat itulah session menjadi tidak berfungsi, karena session yang disimpan pada www. nama-domain.com berbeda dengan session pada nama-domain.com. Setelah masalah ditemukan, maka saya ubah seluruh url menggunakan www, dan session berfungsi dengan normal pada semua halaman.

Tips Terus Bersemangat

Semangat Terus!Berikut ini beberapa tips supaya kita bisa menjaga diri kita tetap bersemangat dalam menjalani hidup sehari-hari yang saya ambil dari @YoungOnTop pada 2 Desember 2012, dengan sedikit pengubahan:

  1. Pilihlah salah satu kata-kata bijak yang dapat mempengaruhi semangat dan motivasimu. Ini bisa didapat dari mana saja.
  2. Berusahalah bertemu dan bergaul dengan orang-orang yang memiliki semangat positif. Hindari lingkungan-lingkungan yang malah membuat semangatmu turun, jika tidak bisa be different and strong!
  3. Hapuslah kata-kata “tidak dapat”, “tidak bisa”, “malas“, “tidak bersemangat” atau kata-kata lain yang senada dari pikiranmu.
  4. Mulailah hari dengan bersikaplah positif, Keep Smilling. Senyum di pagi hari akan membantu menjaga harimu.
  5. Carilah suatu kesempatan untuk bisa berbagi dan memberi kepada orang lain dengan tulus dan ikhlas, kalau bisa bahkan setiap hari. Apapun dan sekecil apapun pemberianmu, asal ikhlas pasti akan membahagiakan penerimanya dan tentu saja dirimu sendiri.
  6. Pahami kehendak hati atau tujuan yang ingin kamu raih dalam kehidupan. Kemudian lakukan sesuai dengan kehendak hatimu.
  7. Tidur! loh kenapa kok tidur? karen dengan tidur kita dapat merefresh kembali pikiran kita. Start from 0 again.
  8. Minum air putih dan olahraga dipagi hari, ini bisa sebagai salah satu upaya untuk bisa menyegarkan tubuh dan mempositifkan pikiran.
  9. Tertawalah. Usahakan agar dalam keseharian kita dapat tertawa sesering-seringnya. Ini bisa membuat hidup jauh lebih santai, tenang, dan produktif.
  10. Hubungi teman. Inilah mengapa seseorang harus memiliki banyak teman. Ketika kejenuhan menghampiri, kita dapat menghubungi teman-teman dan berbagi cerita lucu yang dapat meningkatkan semangat Anda.
  11. Lakukan hobby. Karena ketika seseorang melakukan hal yang ia sukai, maka itu akan menjadi penyemangat baginya.
  12. Cobalah sesuatu yang baru. Ketika kalian merasa jenuh dengan keseharian yang itu-itu saja, maka cobalah ciptakan suasana baru.
  13.  Browsing. Internet adalah hal yang lumrah saat ini. Kita bisa mencari beberapa artikel motivasi atau inspirasi guna mengembalikan semangat
  14. Bersyukurlah kepada Tuhan YME atas limpahan rahmat dan berkah yang sudah Anda terima sampai detik ini. Ini paling penting.

Sekian :)

Semoga hari-hari kita penuh dengan semangat!! GBU

WordPress Post 3 Columns

Kebetulan sekarang lagi ngerjain proyek wordpress yang butuh layout dalam bentuk tiga (3) kolom. Saya akan share cara yang saya gunakan untuk mengubah layout yang biasa single column menjadi three columns.

Pada file template / loop yang dipakai, sesuaikan strukturnya dengan code ini.


<div id="column-wrap">
<?php $count = 0;

while(have_posts()) : the_post(); ?>

<div class="box<?php if( $count%3 == 0 ) { echo '-1'; }; $count++; ?>">

<a href="<?php the_permalink(); ?>"><?php the_title(); ?></a>
<!--and other output of the loop -->

</div>

<?php endwhile; ?>
</div><!--end column-wrap-->

Tambahkan style ini pada css yang digunakan.


.box-1 { float:left; clear:left; width: 30%; margin-left: 0; }
.box { float:left; width: 30%; margin-left: 3%; }

Thanks to: alchymyth

The Katinas – Thank You

The Katinas – Thank You

Verse 1

Just a little while longer I wanna pray
Can’t get You off my mind so I say
Thank You Lord, just for loving me
Many times I do forget
Every need that You have met
Oh thank You Lord, I know You’re showing me
You are there when I am down and out
You’re holding me, Your love is so amazing
Oh it changed me

Chorus
Here I am with all I have raise my hands to worship you
I wanna say thank you, oh thank you
for everything for who you are
you covered me you touched my heart
I wanna say thank you, oh thank you

Continue reading

Four Simple Ways to Create More and Worry Less

Originally posted on Studio Mothers: Life & Art:

Sometimes creative angst gets the better of us. How often do you find yourself thinking “I don’t have enough time,” or “My work’s not good enough,” or “I’ll never reach my creative goals”? Here are four simple ways to avoid those minefields and stay focused on what really matters: your creative work.

1. Turn rejection into affirmation. With practice, you can reframe rejection so that it actually affirms your creativity, rather than causes injury. Here’s how. Simply put, you can’t get rejected if you haven’t had the courage to send your work out into the world. And you can’t send your work out into the world if you haven’t reached a level of completion and polish that makes you believe your work has legs. And your work can’t have legs if you haven’t put yourself at your desk or easel or studio bench and actually done the work, for however…

View original 829 more words